Pemkab Temanggung Fokus Promosikan Kopi Rajangan

Kopi/ Foto: hellosehat.com
TEMANGGUNG : Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, fokus mempromosikan kopi dan tembakau rajangan untuk menciptakan serta mengembangkan brand image (merek dagang) dua produk unggulan di daerah tersebut.

"Kopi dan tembakau dari Temanggung sudah cukup mempunyai nama, baik di skala lokal maupun internasional," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Temanggung Bagus Pinungtun di Temanggung, Selasa (27/3/2018).

Ia menyampaikan hal tersebut usai temu usaha di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung.

Ia mengatakan selama ini pengembangan dan pemasaran kedua produk ini belum maksimal sehingga produk-produk tersebut belum bisa didapatkan dengan mudah oleh masyarakat.

"Ironis memang, di Purworejo para pedagang tembakau rajangan menjual tembakau dari Temanggung, namun dengan merek dagang tembakau Purworejo. Kami harus bergerak bagaimana agar kedua produk ini bisa membawa nama Temanggung," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan retail atau toko modern di Temanggung dan beberapa perusahaan retail lainnya. "Kami sudah menandatangani nota kesepahaman, kemudian akan kami susun perjanjian kerja sama agar kerja sama ini bisa berlanjut," katanya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Investasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Temanggung Iwan Siswanto mengatakan, dalam kerja sama ini pihak perusahaan retail harus menyediakan etalase sebagai tempat untuk produk kopi dan tembakau asli Temanggung.

"Nantinya kami minta kepada perusahaan retail itu untuk menyediakan etalase, tempat ini khusus untuk produk kopi dari UMKM yang bergerak di bidang kopi dan tembakau dari Temanggung," katanya.

Ia mengatakan pada temu usaha kali ini diikuti sekitar 180 pengiat kopi dan tembakau di Temanggung. Pihaknya berharap dengan adanya pertemuan seperti ini produk kopi dan tembakau Temanggung bisa semakin meningkatkan kesejahteraan petani.

Penjabat sementara Bupati Temanggung Sudaryanto mengatakan, pelaku UMKM akan menggerakkan ekonomi mikro masyarakat, dengan demikian akan berimbas langsung pada tingkat kesejahteraan masyarakat.

Ia menuturkan komoditas kopi dan tembakau memang sudah menjadi ciri dari masyarakat dan petani di Temanggung. Untuk itu, kedua produk ini harus terus dikembangkan agar ke depan kopi dan tembakau menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Sumber : Antara
TAG