BKIPM Tanjungpinang Gelar Bulan Bakti Karantina dan Launching PPK Online

Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM
TANJUNGPINANG : Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan Tanjungpinang (BKIPM-Tanjungpinang) menggelar Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan dan Launching Pengajuan Permohonan Karantina (PPK) Online di Halaman Kantor BKIPM Tanjungpinang Batu Hitam, Senin (16/4/2018).

Kegiatan ini merupakan kegitan yang serentak dilaksanakan di 47 UPT BKIPM se-Indonesia. Bulan Bakti tersebut bertujuan untuk “Mewujudkan Pangan Sehat Untuk Peningkatan Gizi Masyarakat”. Acara ini mengusung tema GEMASATUKATA “Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina sesuai dengan visi KKP yang diterjemahkan ke dalam misi tiga pilar utama, yaitu kedaulatan, keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan.

Pada kesempatan ini turut dihadiri dihadiri oleh Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, FKPD Kota Tanjungpinang, masyarakat umum, Pengguna jasa dan Instansi dari Pemprov Kepri.

Dalam sambutannya, Raja Ariza menyatakan harus adanya sinergi terkait perikanan di wilayah Kepri yang notabene provinsi kepulauan. “Program pengembangan karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan, dalam pelaksanaanya perlu membangun sinergi dengan instansi-instansi terkait dengan mendorong peran aktif dari masyarakat kelautan dan perikanan." Ungkapnya

Ariza melanjutkan sebagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut, ia mengapresiasi BKIPM Tanjungpinang yang melaksanakan kegiatan ini. Dengan tujuan melalui penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan. "Saya apresiasi kepada BKIPM Tanjungpinang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan saya berharap masyarakat dapat mengetahui perannya sebagai masyarakat maritim dan harus menjaga kelestarian kelautan dan perikanan." Lanjutnya.

Kepala BKIPM Tanjungpinang, Ir. Felix Lumban Tobing, mengungkapkan melalui GEMASATUKATA (Gerakan Masarakat Sadar Mutu dan Karantina Ikan), diharapkan bisa wujudkan kedaulatan keberlanjutan dan kesejahteraan masayarakat kelautan dan perikanan dalam rangka mewujudkan pangan sehat untuk peningkatan gizi masyarakat. "BKIPM Tanjungpinang yang melaksanakan tugas dan fungsi pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Karantina baik dari luar negeri, antar area maupun ekspor, serta melaksanakan system jaminan mutu hasil perikanan senantiasa memberikan janji layanan sesuai dengan prinsip – prinsip ISO 9001: 2015 dan menerapkan ISO 17025: 2005 dalam pelayanan pengujian Laboratorium secara konsisten. Sebagai lembaga inspeksi, BKIPM Tanjungpinang juga menerapkan ISO 17020 : 2012, hal ini merupakan upaya menjawab tantangan global terhadap pemenuhan persyaratan system jaminan mutu hasil perikanan." Jelasnya.

Pada acara ini juga diberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengguna jasa dan mitra terbaik perikanan yang selama ini telah melakukan kerja sama terbaik bersama BKIPM Tanjungpinang yaitu PT. Indonesia Marine Culture, PT. Bintan Intan Gemilang, PT. Pelunasan Putri Ayu Jaya, Johanes, Martono, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Satker Tanjungpinang dan AVSEC Bandara Raja Haji Fisabilillah.

Diakhir acara dilakukan launching Pengajuan Permohonan Karantina (PPK) secara Online yang ditandai dengan pembukaan tirai oleh Pj Walikota dan Kepala BKIPM. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada peserta sunat massal.

Humas Pemko Tanjungpinang
TAG